1.1. Pengantar organisasi Komputer
Tantangan yang dihadapi adalah
adanya bermacam-macam adanya perkembangan yang pesat dibidang komputer, namun
demikian konsep dasar organisasi komputer telah
digunakan secara konsisten secara menyeluruh
1.2. Komputer
Komputer adalah sebuah mesin
hitung elektronik yang secara cepat menerima informasi masukan digital dan
mengolah informasi tersebut menurut seperangkat instruksi yang
tersimpan dalam
komputer tersebut dan menghasilkan keluaran informasi yang dihasilkan setelah
diolah. Daftar perintah tersebut
dinamakan program komputer dan unit penyimpanannya adalah memori
komputer. Dalam bentuk yang paling sederhana komputer terdiri dari
lima bagian utama yang mempunyai
fungsi sendiri-sendiri.
1.3. Organisasi Komputer
Organisasi Komputer adalah bagian yang terkait erat
dengan unit-unit operasional
dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturalnya. Contoh aspek organisasional
adalah teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, sistem memori, dan sinyal-sinyal
kontrol.
Arsitektur Komputer lebih cenderung pada kajian
atribut-atribut sistem komputer yang terkait
dengan seorang programmer. Contohnya, set instruksi, aritmetika yang digunakan,
teknik pengalamatan, mekanisme
I/O.
Sebagai contoh apakah suatu komputer perlu memiliki
instruksi pengalamatan pada memori
merupakan masalah rancangan arsitektural. Apakah instruksi pengalamatan
akan diimplementasikan secara langsung ataukah melalui mekanisme
cache adalah kajian organisasional
perbedaan
utama
· Organisasi
Komputer
Bagian yang terkait erat dengan unit-unit operasional
Contoh: teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori,
sistem memori, dan sinyal-sinyal kontrol
· Arsitektur
Komputer
atribut-atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer
Contoh: set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan,
mekanisme I/O
1.4. Struktur dan fungsi utama komputer
A. Struktur computer
Komputer adalah sebuah sistem
yang berinteraksi dengan cara tertentu dengan dunia luar. Interaksi dengan dunia luar
dilakukan melalui perangkat peripheral dan saluran komunikasi. Dala hal ini
akan banyak dikaji seputar struktur internal komputer.
·
Central Processing Unit (CPU), berfungsi
sebagai pengontrol operasi komputer dan pusat pengolahan fungsi - fungsi
komputer. Kesepakatan, CPU cukup disebut sebagai processor (prosesor) saja.
·
Memori Utama, berfungsi sebagai
penyimpan data.
·
I/O, berfungsi memindahkan data
ke lingkungan luar atau perangkat lainnya.
·
System Interconnection,
merupakan sistem yang menghubungkan CPU, memori utama dan I/O.
EVOLUASI DAN KINERJA KOMPUTER
Mula-mula akan dibahas tentang
sejarah singkat komputer karena beberapa diantaranya
merupakan dasar dari perkembangan komputer saat ini. Kemudian dibahas mengenai bermacam-macam
teknik dan strategi yang digunakan untuk mencapai kinerja yang se imbang dan effesien.
Terakhir akan dibahas evolusi dua system yang sangat penting pada komputer saat ini yaitu Pentium dan PowerPC.
2.1. Sejarah Singkat Komputer
2.1. Sejarah Singkat Komputer
A. Generasi Pertama : Tabung Vakum (1945 - 1955) ENIAC
ENIAC (Electronic Numerical
Integrator And Computer), pada tahun 1946 dirancang dan dibuat oleh John Mauchly dan John Presper
Eckert di Universitas Pennsylvania merupakan komputer digital elektronik untuk
kebutuhan umum pertama di dunia. ENIAC dibuat di bawah lembaga Army’s
Ballistics Research Laboratory (BRL). Sebuah badan yang bertanggung
jawab dalam pembuatan jarak dan tabel
lintasan peluru kendali senjata baru. Sebelumnya tugas ini dilakukan oleh kurang lebih 200 personil dengan menggunakan
kalkulator untuk menyelesaikan persamaan matematis peluru kendali yang memakan waktu lama.
ENIAC mempunyai berat 30 ton, bervolume 15.000 kaki
persegi, dan berisi lebih dari 18.000 tabung vakum. Daya listrik yang
dibutuhkan sebesar 140 KW.Mencapai 5.000 operasi penambahan per detik. ENIAC masih merupakanmesin desimal,
representasi data bilangan dalam bentuk desimal dan arimetiknya dibuat dalam
bentuk desimal.
Memorinya terdiri atas20 akumulator, yang masingmasing akumulatornya mampu menampung 10
digit desimal.
Setiap digit direpresentasikan oleh cincin yang terdiri atas 10 buah tabung vakum. Kekurangan utama mesin ini adalah masih manual pemrogramannya, yaitu dengan menyetel switch -
switch, memasang dan menanggalkan kabel - kabelnya. ENIAC
selesai pada tahun 1946 sejak proposal diajukan tahun 1943, sehingga tahun 1946
merupakan gerbang bagi zaman baru
komputer elektronik.
B. Generasi Kedua : Transistor (1955 - 1965)
Sejak pesatnya teknologi semikonduktor hingga menghasilkan komponen transistor membawa
perubahan besar pada dunia komputer. Komputer era ini tidak lagi
menggunakan tabung vakum yang memerlukan daya operasional besar, tabung - tabung itu digantikan komponen kecil bernama transistor. Konsumsi daya
listrik amat kecil dan bentuknyapun relatif kecil.
Transistor ditemukan di Bell Labs
pada tahun 1947 dan tahun 1950 telah meluncurkan revolusi elektronika modern. IBM sebagai perusahaan pertama yang meluncurkan produk komputer dengan transistor sehingga tetap
mendominasi pangsa pasar komputer. NCR dan RCA adalah
perusahaan yang mengembangkan komputer berukuran kecil saat itu, kemudian
diikutiIBM dengan mengeluarkan seri
7000-nya.
Dengan adanya
transistor membuat hardware komputer saat itu makin cepat prosesnya,Generasi
dua ini juga terdapat perubahan perkembangan pada ALU yang makin kompleks,
lahirnya bahasa pemrograman tingkat
tinggi maupun tersedianya software sistem operasi.
Generasi kedua juga ditandai
munculnya Digital Equipment Corporation (DEC) tahun 1957 dan
meluncurkan komputer pertamanya, yaitu PDP 1. Komputer ini sangat penting
bagi perkembangan komputer generasi
ketiga.
C. Generasi Ketiga : Integrated
Circuits (1965 - 1980)
Pada tahun 1958 terjadi
revolusi elektronika kembali, yaitu ditemukannya integrated circuit (IC) yang merupakan
penggabungan komponen - komponen elektronika dalam suatu paket. Dengan ditemukan IC ini semakin mempercepat
proses komputer, kapasitas memori makin besar dan bentuknya semakin kecil.
IBM System/360
Tahun 1964 dikeluarkan IBM System/360 yang telah
menggunakan teknologi IC. Dalam satu dekade
IBM menguasai 70% pasaran komputer.
Sistem 360 merupakan
kelompok komputer pertama yang terencana. Banyak model dalam arsitektur 360 ini dan saling kompatibel.
Hal ini sangat menguntungkan konsumen, karena konsumen dapat menyesuaikan dengan kebutuhan
maupun harganya. Pengembangan (upgrading) dimungkinkan dalam komputer ini.
Karakteristik komputer kelompok ini adalah :
·
Set Instruksi Mirip atau Identik, dalam kelompok komputer ini berbagai model yang dikeluarkan menggunakan set instruksi yang sama
sehingga mendukung kompabilitas sistem maupun perangkat kerasnya.
·
Sistem Operasi Mirip atau Identik,
ini merupakan feature yang menguntungkan konsumen sehingga apabila kebutuhan
menuntut penggantian komputer tidak kesulitan dalam sistem operasinya karena sama.
·
Kecepatan yang meningkat,
model - model yang ditawarkan mulai dari kecepatan rendah sampai kecepatan tinggi untuk penggunaan yang
dapat disesuaikan konsumen sendiri.
·
Ukuran Memori yang lebih besar,
semakin tinggi modelnya akan diperoleh semakin besar memori yang digunakan.
·
Harga yang
meningkat, semakin tinggi modelnya maka harganya semakin mahal.
D. Generasi
Keempat : Very Large Scale Integration (1980 - ????)
Era keempat
perkembangan genarasi komputer ditandai adanya VLSI. Paket VLSI dapat menampung 10.000 komponen lebih per kepingnya dengan kecepatan operasi
mencapai 100juta operasi per detiknya.
masa - masa ini diawali peluncuran
mikroprosesor Intel seri 4004. Mikroprosesor 4004 dapat
menambahkan dua bilangan 4 bit dan hanya dapat mengalikan dengan cara
pengulangan penambahan.
memang masih primitif, namun mikroprosesor ini tonggak perkembangan mikroprosesor mikroprosesor canggih saat ini. Tidak ada ukuran pasti dalam melihatmikroprosesor, namun ukuran terbaik adalah lebar
bus data : jumlah bit data yang dapat dikirim -diterima mikroprosesor. Ukuran
lain adalah jumlah bit dalam register.
Tahun 1972 diperkenalkan dengan
mikroprosesor 8008 yang merupakan mikroprosesor8 bit. Mikroprosesor ini lebih kompleks instruksinya tetapi lebihcepat prosesnya dari pendahulunya. Kemudian Bells dan HP menciptakan
mikroprosesor 32 bit pada 1981, sedangkan Intel baru mengeluarkan tahun 1985 dengan mikroprosesor 80386.
4.
UNIT MASUKAN DAN KELUARAN
Sistem komputer memiliki tiga komponen utama,
yaitu : CPU, memori (primer dan sekunder), dan peralatan
masukan/keluaran (I/O devices) seperti printer, monitor,
keyboard, mouse, dan modem. Beberapa
bab sebelumnya telah membahas CPU dan memori, sekarang akan kita jelaskan tentang peralatan atau modul I/O
pada bab ini.
Modul I/O merupakan peralatan
antarmuka (interface) bagi sistem bus atau switch sentral dan mengontrol satu atau lebih
perangkat peripheral. Modul I/O tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi
logika dalam melakukan fungsi komunikasi antara peripheral dan bus komputer.
Ada beberapa alasan kenapa piranti - piranti tidak
langsung dihubungkan dengan bus sistem
komputer, yaitu :
· Bervariasinya
metode operasi piranti peripheral, sehingga tidak praktis apabila sistem komputer herus
menangani berbagai macam sisem operasi piranti peripheral tersebut.
· Kecepatan
transfer data piranti peripheral umumnya lebih lambat dari pada laju
transfer data pada CPU maupun memori.
· Format data
dan panjang data pada piranti peripheral seringkali berbeda dengan CPU, sehingga perlu
modul untuk menselaraskannya.
Dari beberapa alasan diatas, modul I/O memiliki dua buah fungsi utama,
yaitu :
ü Sebagai piranti antarmuka
ke CPU dan memori melalui bus sistem.
ü Sebagai
piranti antarmuka dengan peralatan peripheral lainnya dengan menggunakan link data
terten tu.
3.1. Sistem Masukan & Keluaran Komputer
Bagaimana modul I/O dapat menjalankan tugasnya, yaitu menjembatani CPU dan memori dengan dunia luar merupakan
hal yang terpenting untuk kita ketahui. Inti mempelajari sistem I/O suatu komputer adalah mengetahui fungsi
dan struktur modul I/O.
3.2. Fungsi Modul I/O
Modul I/O adalah suatu komponen
dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan
sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran
data antara
perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register - register
CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer
cpu (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk
menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan
Fungsi dalam menjalankan tugas
bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu:
• Kontrol dan pewaktuan.
• Komunikasi CPU.
• Komunikasi perangkat eksternal.
• Pem-buffer-an data.
• Deteksi kesalahan.
Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing)
merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan
kerja masing - masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi
dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer komunikasi data yang beragam, baik
dengan perangkat internal seperti register - register, memori utama, memori sekunder, perangkat
peripheral. Proses tersebut bisa berjalan apabila,ada fungsi kontrol dan pewaktuan yang mengatur sistem secara keseluruhan. Contoh kontrol pemindahan
data dari peripheral ke CPU melalui sebuah modul I/O dapat meliputi langkah -langkah berikut ini :
1. Permintaan dan pemeriksaan
status perangkat dari CPU ke modul I/O.
2. Modul I/O memberi
jawaban atas permintaan CPU.
3. Apabila perangkat eksternal telah siap untuk transfer data, maka CPU akan mengirimkan perintah ke modul I/O.
4. Modul I/O akan menerima paket
data dengan panjang tertentu dari peripheral.
5. Selanjutnya data dikirim ke CPU setelah diadakan
sinkronisasi panjang data dan kecepatan transfer oleh modul I/O sehingga
paket - paket data dapat diterima CPU dengan
baik.
Transfer
data tidak akan lepas dari penggunaan sistem bus, maka interaksi CPU dan modul I/O akan melibatkan kontrol dan pewaktuan
sebuah arbitrasi bus atau lebih.
Adapun fungsi komunikasi antara CPU dan modul I/O meliputi proses - proses berikut
Adapun fungsi komunikasi antara CPU dan modul I/O meliputi proses - proses berikut
1. Command Decoding, yaitu modul I/O
menerima perintah - perintah dari CPU yang dikirimkan sebagai sinyal bagi
bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O untuk disk dapat menerima perintah: Read sector, Scan record ID, Format disk.
2. Data,
pertukaran data antara CPU dan modul I/O melalui bus data.
3. Status Reporting, yaitu pelaporan kondisi status modul I/O maupun perangkat peripheral, umumnya berupa status kondisi Busy
atau Ready. Juga status bermacam -
macam kondisi kesalahan (error).
macam kondisi kesalahan (error).
4. Address Recognition, bahwa peralatan atau komponen penyusun komputer dapat
dihubungi atau dipanggil maka harus memiliki alamat yang unik, begitu pula pada
perangkat peripheral, sehingga setiap modul I/O harus mengetahui alamat peripheral yang dikontrolnya.
dihubungi atau dipanggil maka harus memiliki alamat yang unik, begitu pula pada
perangkat peripheral, sehingga setiap modul I/O harus mengetahui alamat peripheral yang dikontrolnya.
5. Pada sisi modul I/O ke perangkat
peripheral juga terdapat komunikasi yang meliputi komunikasi data, kontrol maupun status.
5. MEMORI
Memori adalah bagian dari komputer tempat program - program
dan data-data disimpan. Bebarapa pakar komputer (terutama
dari Inggris) menggunakan istilah store atau storage untuk memori, meskipun kata storage sering digunakan untuk
menunjuk ke penyimpanan disket. Tanpa sebuah memori sebagai tempat
untuk mendapatkan informasi guna dibaca dan
ditulis oleh prosesor maka tidak akan ada komputer
- komputer digital dengan sistem penyimpanan program.
Walaupun konsepnya sederhana, memori komputer memiliki aneka ragam jenis, teknologi,
organisasi, unjuk kerja dan harganya. Dalam bab ini akan dibahas mengenai memori internal dan bab selanjutnya membahas memori eksternal. Perlu dijelaskan sebelumnya perbedaan keduanya yang sebenarnya fungsinya sama
untuk penyimpanan program maupun data. Memori internal adalah memori yang dapat diakses langsung oleh
prosesor. Sebenarnya terdapat beberapa macam memori internal, yaitu
register yang terdapat di dalam prosesor, cache memori dan memori utama
berada di luar prosesor. Sedangkan memori eksternal adalah memori yang diakses prosesor melalui piranti I/O, seperti
disket dan hardisk.
4.1. Operasi sel
memori
Elemen dasar
memori adalah sel memori. Walaupun digunakan digunakan sejumlah teknologi elektronik, seluruh sel memori memiliki
sifat - sifat tertentu :
· Sel memori memiliki dua keadaan
stabil (atau semi-stabil), yang dapat digunakan untuk merepresentasikan bilangan biner 1 atau 0.
· Sel memori mempunyai
kemampuan untuk ditulisi (sedikitnya satu kali).
· Sel memori mempunyai
kemampuan untuk dibaca.
4.2. Memori Utama Semikonduktor
Pada komputer lama, bentuk umum random access memory untuk memori utama
adalah sebuah piringan ferromagnetik berlubang yang didikenal sebagai core,
istilah yang tetap dipertahankan hingga saat ini.
4.3. Jenis Memori Random Akses
Semua jenis memori yang dibahas pada bagian ini adalah
berjenis random akses, yaitu data
secara langsung diakses melalui logik pengalamatan wired-in. Hal yang membedakan karakteristik RAM (Random Access Memory) adalah
dimungkinkannya pembacaan dan
penulisan data ke memori secara cepat dan mudah. Aspek lain adalah RAM bersifat
volatile, sehingga RAM hanya menyimpan data sementara. Teknologi yang berkembang
saat ini adalah statik dan dinamik. RAM dinamik disusun oleh sel -
sel yang menyimpan data sebagai muatan
listrik pada kapasitor. Karena kapasitor memiliki kecenderungan alami untuk mengosongkan muatan, maka RAM dinamik
memerlukan pengisian muatan listriksecara periodik untuk memelihara
penyimpanan data. Pada RAM statik, nilai biner disimpan dengan menggunakan konfigurasi gate logika
flipflop tradisional. RAM statik akan menyimpan data selama ada daya listriknya.
RAM statik maupun dinamik adalah volatile, tetapi RAM dinamik lebih
sederhana dan rapat
sehingga lebih murah. RAM dinamik lebih cocok untuk kapasitas memori besar,
namun RAM statik umumnya lebih
cepat.
Read only memory (ROM) sangat
berbeda dengan RAM, seperti namanya,
ROMberisipola data permanen yang tidak dapat diubah. Data yang tidak bisa diubah menimbulkan keuntungan dan
juga kerugian. Keuntungannya untuk data yang permanen dan sering digunakan pada
sistem operasi maupun sistem perangkat keras akan aman diletakkan dalam ROM
Kerugiaannya apabila ada
kesalahan data atau adanya perubahan data sehingga perlu penyisipan
-penyisipan. Kerugian tersebut bisa diantisipasi dengan jenis programmable ROM, disingkat
PROM. ROM dan PROM bersifat non-volatile. Proses penulisan PROm secara elektris
dengan peralatan khusus.
Variasi ROM lainnya adalah read mostly memory, yang
sangat berguna untuk aplikasi operasi pembacaan jauh lebih sering daripada
operasi penulisan. Terdapat tiga macam jenis, yaitu: EPROM, EEPROM dan flash memory.
EEPROM (electrically erasable
programmable read only memory) merupakan memori yang dapat ditulisi kapan saja tanpa
menghapus isi sebelumnya. EEPROM menggabungkan kelebihan non-volatile dengan fleksibilitas dapat
di-update.
Bentuk memori semikonduktor terbaru adalah flash
memory. Memori ini dikenalkan tahun 1980-an dengan keunggulan pada kecepatan penulisan programnya. Flash memory menggunakan teknologi penghapusan dan
penulisan elektrik. Seperti halnya EPROM, flash
4.4.
Cache Memori
Cache memori difungsikan mempercepat kerja memori
sehingga mendekati kecepatan prosesor. Dalam organisasi
komputer, memori utama lebih besar kapasitasnya namun lambat operasinya,
sedangkan cache memori berukuran kecil
namun lebih cepat. Cache memori berisi salinan memori utama.
Pada saat CPU membaca sebuah word memori, maka
dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah word tersebut berada dalam
cache memori. Bila ada dalam cache memori maka dilakukan pengiriman ke
CPU, bila tidak dijumpai maka dicari dalam memori utama, selanjutnya blok
yang berisi sejumlah word tersebut dikirim ke cache memori dan word yang diminta CPU dikirimkan ke CPU dari cache memori.
Karena fenomena lokalitas referensi,
ketika blok data diberikan ke
dalam cache memori, terdapat kemungkinan bahwa word-word berikutnya yang berada dalam satu blok akan
diakses oleh CPU. Konsep ini yang menjadikan kinerja memori lebih baik.
4. 5. Kapasitas Cache
Menentukan ukuran memori cache sangatlah penting untuk mendongkrak kinerja komputer.
Dari segi harga cache sangatlah mahal tidak seperti memori utama. Semakin
besar kapasitas cache tidak berarti semakin cepat prosesnya, dengan ukuran
besar akan terlalu banya gate
pengalamatannya sehingga akan memperlambat proses. Kita bisa melihat beberapa merek
prosesor di pasaran beberapa waktu lalu. AMD mengeluarkan prosesor K5 dan K6 dengan cache yang
besar (1MB) tetapi kinerjanya tidak bagus. Kemudian Intel pernah mengeluarkan prosesor tanpa cache untuk alasan
harga yang murah, yaitu seri Intel Celeron pada tahun 1998-an hasil
kinerjanya sangat buruk terutama untuk operasi data besar, floating point, 3D. Intel Celeron versi
berikutnya sudah ditambah cache sekitar 128KB.
6. Pipeline
pipeline adalah
satu set dari elemen pemrosesan data dihubungkan secara seri, sehingga hasil
keluaran dari satu elemen adalah masukkan bagi elemen berikutnya. Elemen -
elemen dari sebuah pipeline sering dijalankan secara paralel.
Contoh
pipeline dalam komputer adalah:
1.
pipeline
instruksi Biasanya digunakan di unit pemroses sentral agar
istruksi - instruksi dapat dijalankan dalam satu waktu dalam satusirkuit digital. Biasanya sirkuitnya dibagi
dalam beberapa tahap, termasuk decode instruksi, aritmatika dan tahap - tahap
penjemputan data dari register, dimana setiap tahap melakukan satu instruksi dalam
satu waktu.
2.
pipeline
grafis, sering ditemukan dalam sebagian besar unit pemrosesan grafis, yang terdiri dari berbagai unit
aritmatik atau unit pemroses sentral lengkap,
yang menerapkan berbagai macam tahap dari operasi render yang umum
(seperti proyeksi perspektif,
kalkulasi warna dan pencahayaan,
primitif gambar, dan sebagainya).
3.
pipeline
perangkat lunak. Dimana keluaran dari suatu program langsung dipakai oleh program lain sebagai
masukkan sehingga dapat langsung diproses.
5.1. Konsep
Pipeline
Konsep pemrosesan pipeline dalam
suatu komputer mirip dengan suatu baris perakitan dalam suatu pabrik industri.
Ambil contoh, suatu proses pembuatan sebuah mobil: anggaplah bahwa
langkah-langkah tertentu di jalur perakitan adalah untuk memasang mesin,
memasang kap mesin, dan memasang roda (dalam urutan tersebut, dengan langkah
arbitrary interstitial). Sebuah mobil di jalur perakitan hanya dapat memiliki
salah satu dari tiga tahap yang dilakukan sekaligus.
Setelah mobil memiliki mesin yang terpasang, bergerak ke bagian
pemasangan kap, meninggalkan fasilitas pemasangan mesin yang tersedia untuk
mobil berikutnya. Mobil pertama kemudian pindah ke pemasangan roda, mobil kedua
untuk pemasangan kap, dan mobil ketiga dimulai untuk pemasangan mesin. Jika
instalasi mesin membutuhkan waktu 20 menit, instalasi kap mobil memakan waktu 5
menit, dan instalasi roda membutuhkan waktu 10 menit, kemudian menyelesaikan
semua tiga mobil ketika hanya satu mobil dapat dioperasikan sekaligus akan
memakan waktu 105 menit.
Di sisi lain, dengan menggunakan jalur perakitan, total waktu
untuk menyelesaikan ketiga adalah 75 menit. Pada titik ini, mobil selanjutnya
akan datang dari jalur perakitan pada kenaikan 20 menit.
5.2.
Keuntungan Dari Pipeline
1. Waktu siklus
prosesor berkurang, sehingga meningkatkan tingkat instruksi-isu dalam
kebanyakan kasus.
2. Beberapa
combinational sirkuit seperti penambah atau pengganda dapat dibuat lebih cepat
dengan menambahkan lebih banyak sirkuit.
3. Pemrosesan dapat dilakukan lebih cepat, dikarenakan beberapa proses dilakukan secara bersamaan dalam satu waktu.
Jika pipeline digunakan sebagai pengganti, hal itu dapat menghemat sirkuit vs combinational yang lebih kompleks sirkuit
3. Pemrosesan dapat dilakukan lebih cepat, dikarenakan beberapa proses dilakukan secara bersamaan dalam satu waktu.
Jika pipeline digunakan sebagai pengganti, hal itu dapat menghemat sirkuit vs combinational yang lebih kompleks sirkuit
5.3. Kerugian Dari Pipeline
1.
Prossesor non-pipeline hanya
menjalankan satu instruksi pada satu waktu. Hal ini untuk mencegah penundaan
cabang (yang berlaku, setiap cabang tertunda) dan masalah dengan serial
instruksi dieksekusi secara bersamaan. Akibatnya desain lebih sederhana dan
lebih murah untuk diproduksi.
2.
Instruksi latency di prossesor
non-pipeline sedikit lebih rendah daripada dalam pipeline setara. Hal ini
disebabkan oleh fakta bahwa sandal jepit ekstra harus ditambahkan ke jalur data
dari prossesor pipeline.
3.
Prossesor non-pipeline akan memiliki
instruksi bandwidth yang stabil. Kinerja prossesor yang pipeline jauh lebih
sulit untuk meramalkan dan dapat bervariasi lebih luas di antara program yang
berbeda.
4.
Karena beberapa instruksi diproses
secara bersamaan ada kemungkinan instruksi tersebut sama-sama memerlukan
resource yang sama, sehingga diperlukan adanya pengaturan yang tepat agar
proses tetap berjalan dengan benar.
5.
Sedangkan ketergantungan terhadap
data, bisa muncul, misalnya instruksi yang berurutan memerlukan data dari
instruksi yang sebelumnya.
6.
Kasus Jump, juga perlu
perhatian, karena ketika sebuah instruksi meminta untuk melompat ke suatu
lokasi memori tertentu, akan terjadi perubahan program counter, sedangkan
instruksi yang sedang berada dalam salah satu tahap proses yang berikutnya
mungkin tidak mengharapkan terjadinya perubahan program counter.
5.4.
Kesulitan Dalam Pipeline
Untuk
menerapkan prinsip multi-stage atau mulai saat ini kita namakan
pipelining di prosesor, diperlukan organisasi prosesor khusus. Pada dasarnya,
prosesor dipartisi menjadi sejumlah unit-unit kecil dengan fungsi spesifik.
Setiap unit berperan untuk menyelesaikan sebagian dari instruksi-intruksi
berikut :
Instruction
fetch, decode, operand address calculation, operand fetch, execute dan store
result.
Dalam proses
di atas terkadang sering terjadi kendala/conflict seperti:
1.
Terjadinya pause (Pi),
karena adanya data conflict dalam program tersebut
2.
Terjadinya data error dikarenakan
banyaknya proses yang dilakukan bersamaan
3.
Terjadinya pengambilan data secara
bersamaan, sehingga salah satu proses tertunda
4.
Terjadinya penumpukan data di salah
satu intruksi sehingga ada beberapa proses yg di tunda
5.
Dengan terjadinya conflict tadi,
speed-up yang diperoleh menjadi lebih kecil (lambat) dibandingkan dengan tanpa
conclict.





